KOMPAS.com | "Ada Partai yang Terlalu GR jika Jokowi Masih Petugas Partai..." KOMPAS.com Yunarto mencontohkan, dalam pemilihan orang-orang yang duduk di kursi kabinet, misalnya, PDI Perjuangan justru tidak mendapatkan jatah kursi menteri yang cukup signifikan. Padahal, partai berlambang banteng itu adalah kendaraan politik Jokowi. |
Friday, 30 January 2015
"Ada Partai yang Terlalu GR jika Jokowi Masih Petugas Partai..." - KOMPAS.com
Wednesday, 28 January 2015
100 Hari Kerja Jokowi Mandeg Karena Faktor Parpol - Tempo.co
Tempo.co | 100 Hari Kerja Jokowi Mandeg Karena Faktor Parpol Tempo.co TEMPO.CO, Jakarta - Relawan pendukung Jokowi selama Pilpres, Ulin Yusron, menilai kinerja presiden asal Solo itu tak terlalu menonjol dalam 100 hari terakhir. Ia pun menuding salah satu penyebab utamanya adalah faktor parpol di sekitar Jokowi. |
Tuesday, 27 January 2015
Golkar Kubu Agung Laksono Yakin Jokowi Berani Abaikan Mega ... - Detikcom
Golkar Kubu Agung Laksono Yakin Jokowi Berani Abaikan Mega ... Detikcom Jakarta - Polemik KPK dengan Polri diawali dari keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Keputusan Jokowi ini dilihat sebagai hasil pengaruh Ketua Umum PDIP dan Ketum Partai NasDem Surya Paloh. |
Saturday, 24 January 2015
Soal Konflik KPK-Polri, Ini Yang Harus Dilakukan Jokowi - Republika Online
Republika Online | Soal Konflik KPK-Polri, Ini Yang Harus Dilakukan Jokowi Republika Online Hal kedua yang harus dilakukan oleh Jokowi yakni meyakinkan publik bahwa Presiden tetap memiliki komitmen tinggi untuk memberantas korupsi. Sehingga langkah-langkah apapun yang bisa membuat KPK tersandera maka presiden tidak akan diam. |
Jokowi dan Parpol Koalisi yang Merongrong - KOMPAS.com
KOMPAS.com | Jokowi dan Parpol Koalisi yang Merongrong KOMPAS.com KOMPAS.com/SABRINA ASRIL Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri memberikan ucapan selamat kepada Joko Widodo seusai pelantikan presiden dan wakil presiden, Senin (20/10/2014). |
Thursday, 22 January 2015
Artikel The New York Times: Jadi Sandera Politik, Jokowi Mulai ... - Detikcom
Artikel The New York Times: Jadi Sandera Politik, Jokowi Mulai ... Detikcom Dalam artikel yang ditulis koresponden The New York Times Joe Cochrane berjudul 'For Indonesians, President's Political Outsider Status Loses Its Luster', dijabarkan berbagai kebijakan dan keputusan Presiden Jokowi yang justru merusak citranya sendiri. |
Wednesday, 21 January 2015
Puspol: Program Maritim Jokowi-JK Dinilai Positif oleh Publik - Republika Online
Republika Online | Puspol: Program Maritim Jokowi-JK Dinilai Positif oleh Publik Republika Online "Berdasarkan survei yang kami lakukan dari 6 hingga 16 Januari 2015 tentang kinerja Jokowi-JK selama tiga bulan ini, menunjukkan program maritim dinilai positif oleh publik," kata Direktur Eksekutif Puspol Ubedilah Badrun di Jakarta, Rabu (21/1) sore. |
PKS: Wajar Publik Kecewa dengan Pemerintahan Jokowi - Republika Online
Republika Online | PKS: Wajar Publik Kecewa dengan Pemerintahan Jokowi Republika Online REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pusat Studi Sosial dan Politik (Puspol) Indonesia merilis hasil survei tentang kepemimpinan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hasilnya, 74,60 persen publik kecewa dengan kepemimpinan Jokowi-JK selama 3 bulan ini. |
Monday, 19 January 2015
Pilih Wantimpres, Jokowi Seharusnya Contoh SBY - KOMPAS.com
Pilih Wantimpres, Jokowi Seharusnya Contoh SBY KOMPAS.com "Jokowi seharusnya dapat melihat bahwa masih banyak senior yang tidak memiliki political interest. Jokowi kan tidak ngerti pertahanan keamanan, politik luar negeri dan politik luar negeri, seharusnya dia memilih orang-orang yang paham itu," kata Tjipta ... |
Sunday, 18 January 2015
Menunggu Prosa Jokowi - Banjarmasin Post
Banjarmasin Post | Menunggu Prosa Jokowi Banjarmasin Post Begitukah kiranya yang dirasakan oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo) dan para pendukungnya saat ini? Ketika pertarungan politik berlangsung antara kubu Jokowi dan Prabowo Subianto pada pilpres tahun lalu, kedua belah pihak seolah terbakar. |
PDI-P: Jokowi Perlu Lantik Budi Gunawan agar Kehormatan DPR ... - KOMPAS.com
KOMPAS.com | PDI-P: Jokowi Perlu Lantik Budi Gunawan agar Kehormatan DPR ... KOMPAS.com Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat itu mengaku tak menyangka Presiden Jokowi akhirnya menunda melantik Budi. Menurut dia, apabila presiden ingin mengangkat pelaksana tugas, presiden bisa saja meminta Budi untuk mengundurkan diri. |
Saturday, 17 January 2015
Pengamat: Jokowi Masuk Jebakan Batman - Tribunnews
Tribunnews | Pengamat: Jokowi Masuk Jebakan Batman Tribunnews "Saya semakin ragu dengan cara-cara Jokowi memilih orang sebagai pembantunya. Jokowi terlalu yakin dan percaya diri dengan dukungan lawan-lawan politiknya di parlemen, padahal bisa jadi mereka ini punya skenario lain untuk menjatuhkan Jokowi. |
Pengamat: Calon Kapolri Ujian Berat bagi Jokowi - Republika Online
Republika Online | Pengamat: Calon Kapolri Ujian Berat bagi Jokowi Republika Online "Keputusan sekarang hanya ada ditangan Presiden Jokowi untuk melantik atau tidak Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri setelah DPR bersepakat menyetujui usulan pemerintah soal calon tunggal kapolri tersebut," katanya di Kupang, Sabtu. |
Thursday, 15 January 2015
Jokowi Mengaku Sudah Cek Rekening "Gendut" Budi Gunawan dan ... - KOMPAS.com
Jokowi Mengaku Sudah Cek Rekening "Gendut" Budi Gunawan dan ... KOMPAS.com Kompas.com/SABRINA ASRIL Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan pers kepada wartawan di istana kepresidenan, Rabu (14/1/2015) malam terkait polemik pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. |
Peta(ka) Resolusi Politik Jokowi - Banjarmasin Post
Peta(ka) Resolusi Politik Jokowi Banjarmasin Post Belum hilang dari ingatan publik, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan membentuk zaken kabinet (kabinet ahli) yang berisikan para ahli di bidangnya, bahkan ramping, efektif, dan efisien sesuai skema sistem demokrasi presidensial. |
Wednesday, 14 January 2015
Ulil: Loloskan Budi Gunawan, DPR Ngerjain Jokowi - Republika Online
Republika Online | Ulil: Loloskan Budi Gunawan, DPR Ngerjain Jokowi Republika Online Ulil pun ikut mengomentari bahwa sangat tidak mungkin Presiden Jokowi menjadikan KPK sebagai lembaga yang disengaja untuk menjegal pencalonan Komjen Budi Gunawan. Yang terjadi, kata dia, Jokowi melakukan blunder dan salah kalkulasi politik. |
Aksi Pasang Gambar "Jokowi Tutup Mata" di Media Sosial - KOMPAS.com
KOMPAS.com | Aksi Pasang Gambar "Jokowi Tutup Mata" di Media Sosial KOMPAS.com TWITTER/@emerson_yuntho Gambar karikatur Presiden Joko Widodo dengan tutup mata hitam ini menjadi simbol gerakan mengkritik kebijakan Jokowi menunjuk Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri. |
KPK Yakin Jokowi Tak Lantik Budi Gunawan, Kenapa? - Tempo.co
Tempo.co | KPK Yakin Jokowi Tak Lantik Budi Gunawan, Kenapa? Tempo.co "Saya percaya Pak Jokowi akan konsisten menjalankan konstitusi. Karena dia tunduk pada konstitusi," kata Bambang di kantornya, Rabu, 14 Januari 2015. KPK, kata dia, hingga kini masih berupaya bertemu Jokowi untuk menyampaikan permintaan ini. |
Masalah Kapolri Bom Waktu bagi Jokowi - Republika Online
Republika Online | Masalah Kapolri Bom Waktu bagi Jokowi Republika Online Terkait keputusan penerimaan DPR secara aklamasi, Saldi mengatakan, "Ya itu kan di komisi. Semoga selanjutnya di Paripurna ada pemikiran lain." Saldi berpendapat bahwa semua kelanjutan perkara ini berada sepenuhnya di tangan Presiden Jokowi. |
Kemeja Kotak Jokowi Redup, Kemeja Putih Blusukan Kini Jadi Tren - Liputan 6 Liputan6.com
Liputan 6 Liputan6.com | Kemeja Kotak Jokowi Redup, Kemeja Putih Blusukan Kini Jadi Tren Liputan 6 Liputan6.com Liputan6.com, Solo Jokowi effect berpengaruh dalam tren busana. Jika sebelumnya kemeja kotak-kotak Jokowi sempat menjadi tren, kini tren fesyen beralih menjadi kemeje putih blusukan. Tren ini pun rupanya mulai beralih sejak November lalu. |
Jokowi Disarankan Tunggu Keputusan DPR Terkait Budi Gunawan - KOMPAS.com
KOMPAS.com | Jokowi Disarankan Tunggu Keputusan DPR Terkait Budi Gunawan KOMPAS.com TWITTER/@emerson_yuntho Gambar karikatur Presiden Joko Widodo dengan tutup mata hitam ini menjadi simbol gerakan mengkritik kebijakan Jokowi menunjuk Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri. |
Sunday, 11 January 2015
PDIP Yakin Budi Gunawan Mampu Laksanakan Visi Misi Jokowi di ... - Detikcom
Detikcom | PDIP Yakin Budi Gunawan Mampu Laksanakan Visi Misi Jokowi di ... Detikcom "Kami meyakini bahwa Budi Gunawan akan memiliki komitmen kuat untuk melaksanakan visi misi Pak Jokowi-JK di bidang hukum," ujar Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (11/1/2015). |
Jatah relawan ingkar janji Jokowi - merdeka.com
merdeka.com | Jatah relawan ingkar janji Jokowi merdeka.com Merdeka.com - "Tidak ada makan siang gratis." Slogan ini rasanya cocok buat mengingatkan janji Presiden Joko Widodo saat kampanye pertengahan tahun lalu. Jokowi, sapaan akrabnya, sesumbar jika terpilih tidak ada bagi-bagi kursi di kabinet dia buat. |
ICW: Jokowi Tutup Mata dalam Memilih Budi Gunawan Sebagai ... - Detikcom
Detikcom | ICW: Jokowi Tutup Mata dalam Memilih Budi Gunawan Sebagai ... Detikcom "Ini menunjukkan Jokowi tutup mata ketika memilih Kapolri. Ini kita nilai sebagai suatu skandal politik yang dilakukan Jokowi," ujar Koordinator Divisi Hukum ICW Emerson Yuntho saat jumpa pers di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2015). |
Jokowi Takut Budi Gunawan tak Lolos Jika Harus 'Lewat Kuningan'? - Republika Online
Jokowi Takut Budi Gunawan tak Lolos Jika Harus 'Lewat Kuningan'? Republika Online Jika Jokowi tidak melibatkan kedua lembaga tersebut, kata Oce, maka publik tidak akan percaya lagi terhadap pemerintahan Presiden Jokowi. "Kalau seperti ini, publik semakin tidak percaya dengan kepolisian sekaligus pemerintahan Jokowi," ujarnya. |
Saturday, 10 January 2015
Jokowi: Harus Keras! Harus Ketat! - KOMPAS.com
KOMPAS.com | Jokowi: Harus Keras! Harus Ketat! KOMPAS.com AP PHOTO / TRISNADI Panel jendela pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan dalam operasi pencarian oleh kru KRI Bung Tomo, diperlihatkan dalam konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Senin (5/1/2015). |
KontraS: Buat Saya Ini Suatu Skandal Politik Jokowi - KOMPAS.com
KontraS: Buat Saya Ini Suatu Skandal Politik Jokowi KOMPAS.com JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar pergantian kepala kepolisian RI, mendapat perhatian khusus dari sejumlah pihak. Waktu singkat yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih calon kapolri, dinilai telah menimbulkan sebuah tanda tanya. |
Tuesday, 6 January 2015
HTI Anggap Pemerintahan Jokowi Penindas Rakyat - Republika Online
Republika Online | HTI Anggap Pemerintahan Jokowi Penindas Rakyat Republika Online Penilaian pemerintahan Jokowi tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Hizbu Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto. Ini akan dilakukan HTI apabila pemerintahan Jokowi benar-benar melakukan tindakan yang meminggirkan agama terutama Islam. |
Saturday, 3 January 2015
Pantaskah Jokowi bagi-bagi duit ke rakyat tiap blusukan? - merdeka.com
merdeka.com | Pantaskah Jokowi bagi-bagi duit ke rakyat tiap blusukan? merdeka.com Merdeka.com - Joko Widodo (Jokowi) sosok presiden yang membangun kedekatan dengan rakyat dengan gaya blusukannya. Dengan cara menyapa langsung ke masyarakat, Jokowi yakin bisa mengetahui permasalahan yang terjadi di tengah rakyatnya. |
Subscribe to:
Posts (Atom)